Sekilas Tentangku

Aku lahir di sebuah pegunungan yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas sebagai anak tengah-tengah dan laki-laki pertama dalam keluarga. Menurut penuturan Ibu, saat lahir aku tidak menangis yang justru hal itu membuat ibu menangis. Ujian pertama kehidupan itulah yang membuatku bersyukur hari ini, karena Tuhan masih memberi kesempatan untuk mangarungi dunia yang singkat nan sibuk ini.

Kilas balik awal masuk SD bercita-cita jadi Ilmuan, rasanya waktu itu semua hal mulai dipertanyakan seperti warna kentut, cara menangkap asap dan memasukanya ke dalam botol, nangis 3 hari karena menelan biji manggis lalu ditakut-takutin akan tumbuh, panasaran rasa buah Stowberi yang asli dan minta dibelikan sayap biar bisa terbang seperti Burung Merpati, karena tetangga memelihara dalam jumlah yang banyak saat itu. Sayangnya segala rasa penasaran waktu itu hanya dijawab oleh orang-orang dewasa “Jangan tanya yang aneh-aneh”. 

Memasuki masa SMP menjadi momen pertama berpisah dengan orang tua dikarenakan sambil Mondok. Masa-masa inilah yang membentuk kemandirian dikarenakan semua hal-hal baik diajarkan mulai memasak, mencuci baju, dan adab. 

Setamat SMP dulu cita-citanya pengin melanjutkan sekolah di Queen Al Falah Kediri atau Dalwa Bangil, Jawa Timur. Namun apalah daya permintaan itu tidak dikabulkan dengan alasan terlalu jauh. Hal ini yang membuat aku tersesat di SMK Telkom Purwokerto karena ada tiga hal yang manarik saat itu yaitu RSBI, SMK Nomor 1 di Jawa Tengah, dan hari Sabtu libur dimana ditahun itu rata-rata sekolah hanya libur hari Minggu aja.

Beberkal dari SMK Telkom akhirnya melanjutkan kuliah di Telkom University Bandung, kemudian bekerja dan menikah. Sekian 😀